Apakah Ada Pertanyaan ?

Yudisium Tugas Akhir Fakultas Perikanan Universitas Lelemuku Saumlaki.

Berita Unlesa – Saumlaki, 21 September 2026, Fakultas Perikanan Universitas Lelemuku Saumlaki menggelar yudisium perdana terhadap mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian akademik dan non-akademik ditingkat fakultas. Melalui pembacaan Surat Keputusan Yudisium, delapan mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Sarjana Perikanan (S.Pi). Kedelapan lulusan berasal dari tiga program studi, yaitu Akuakultur, Sosial Ekonomi Perikanan, dan Teknologi Hasil Perikanan yang merupakan lulusan pertama. Sebaran ini mencerminkan cakupan keilmuan fakultas yang meliputi aspek produksi, pengolahan hasil, dan dimensi sosial-ekonomi sektor perikanan. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Perikanan, Tesalonika Kezia Risakotta, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa yudisium ini merupakan peristiwa bersejarah bagi fakultas.

Para lulusan adalah mahasiswa angkatan 2022 yang memasuki perguruan tinggi saat program studi baru berdiri. Menurut Dekan, situasi akademik pada masa itu ditandai tiga keterbatasan. Belum ada alumni yang dapat dimintai pengalaman, belum ada kakak tingkat yang dapat dijadikan teladan, dan fasilitas pendukung pembelajaran masih serba terbatas. Meski demikian, para mahasiswa memilih bertahan, menekuni proses belajar, dan meyakini bahwa fakultas akan berkembang. Sikap tersebut, menurut Dekan, menempatkan mereka pada posisi yang melampaui peran mahasiswa pada umumnya. “Kalian bukan hanya mahasiswa, tetapi juga perintis,” ujarnya. Dalam konteks kelembagaan, keberhasilan angkatan pertama menyelesaikan studi menjadi indikator awal bahwa proses pendidikan di fakultas ini dapat berjalan hingga tuntas, sekaligus fondasi bagi angkatan-angkatan berikutnya.

Dekan kemudian menyampaikan tiga pesan singkat yang dinilainya relevan bagi peran para lulusan sebagai generasi pertama alumni. Pertama, jadilah teladan. Sebagai lulusan pertama, mereka merupakan wajah awal fakultas di tengah masyarakat. Reputasi Fakultas Perikanan, kata Dekan, akan dinilai publik melalui sikap, kinerja, dan integritas para alumninya. Karena itu, ia meminta lulusan menjaga nama baik almamater dengan kejujuran dan tanggung jawab. Pesan ini menegaskan bahwa kualitas lulusan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter dan etika profesional. “Kalian adalah wajah pertama fakultas ini di tengah masyarakat, dan orang akan menilai Fakultas Perikanan dari sikap, kerja, dan integritas kalian. Jagalah nama baik itu dengan kejujuran dan tanggung jawab” ujar Dekan.

Kedua, jangan berhenti belajar. Dekan menekankan bahwa gelar sarjana bukan garis akhir, melainkan izin untuk memulai. Ilmu perikanan terus berkembang, baik dalam budidaya, pengolahan hasil perikanan, maupun pengelolaan aspek ekonomi dan sosial masyarakat pesisir. Dalam kondisi tersebut, pembelajaran sepanjang hayat menjadi keniscayaan. Dekan berharap lulusan tetap rendah hati, terbuka terhadap pengetahuan baru, dan tidak ragu bertanya. “Gelar sarjana bukan garis akhir, melainkan izin untuk memulai. Dunia perikanan terus berkembang, baik dalam budidaya, pengolahan hasil, maupun pengelolaan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir. Tetaplah rendah hati, mau belajar, dan mau bertanya” lanjut Dekan.

Ketiga, ingatlah asal kalian. Dekan mengingatkan bahwa Tanimbar dan Maluku merupakan wilayah kepulauan yang dikelilingi laut dengan kekayaan luar biasa. Namun, masyarakat pesisirnya masih membutuhkan banyak pendampingan. Ia menilai ilmu yang diperoleh para lulusan sangat dibutuhkan oleh daerah. Ke mana pun mereka melangkah, Tesalonika berharap mereka membawa semangat berkontribusi bagi laut dan masyarakat Tanimbar, Maluku, dan Indonesia. Pesan ini menempatkan pengetahuan sebagai sarana pengabdian, yakni menjembatani potensi sumber daya kelautan dengan kebutuhan pemberdayaan masyarakat pesisir. “Kita hidup di daerah kepulauan yang dikelilingi laut dengan kekayaan luar biasa, tetapi masyarakat pesisir kita masih membutuhkan banyak pendampingan. Ilmu yang kalian peroleh di sini sangat dibutuhkan oleh daerah kita. Ke mana pun kalian melangkah, bawalah semangat untuk berkontribusi bagi laut dan masyarakat Tanimbar, Maluku, dan Indonesia” tutur Dekan.

Menutup sambutannya, Tesalonika atas nama pimpinan dan seluruh sivitas akademika Fakultas Perikanan menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada kedelapan lulusan. Ia berharap ilmu yang mereka bawa menjadi berkat bagi banyak orang. Yudisium perdana ini menandai selesainya satu siklus pendidikan penuh di Fakultas Perikanan Universitas Lelemuku Saumlaki. Bagi fakultas, capaian ini menjadi titik berangkat untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan kiprah alumni di sektor perikanan dan kelautan di wilayah kepulauan. “AT-HMPPK”

    Terkini

    Pengumuman

    Berita Sosmed

    Pimpinan Universitas Lelemuku Saumlaki

    FERLY AGUSTINA SAIRMALY, SE.,M.Si

    REKTOR

    PIMPINAN UNIVERSITAS

    NIDN: 1208048001

    SAMUEL URATH, S.Si.,M.Pd

    WAKIL REKTOR I

    BIDANG : AKADEMIK

    NIDN: 1228118601

    SUKRIYADI, SE.,MM.Akt

    WAKIL REKTOR II

    BIDANG: SDM, UMUM, & KEUANGAN

    NIDN: 1229128301

    PITER TITIRLOLOBY, S.Pd.,MPd

    WAKIL REKTOR III

    BIDANG: KEMAHASISWAAN & ALUMNI

    NIDN: 1218059002 

    CARTES A. RANGOTWAT, SH.,MH

    WAKIL REKTOR IV

    BIDANG: KERJASAMA,  HUKUM & KOMUNIKASI PUBLIK

    NIDN: 1204018901

    Pendiri / Owner / Pengurus
    Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki