Berita UNLESA – Saumlaki 17 Juli 2026_Universitas Lelemuku Saumlaki menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 15-17 Juli 2026, dan diikuti calon mahasiswa baru dari 12 Program Studi. PKKMB tahun ini mengusung tema “Kearifan Lokal sebagai Fondasi Mahasiswa Unggul Tepercaya dan Berdaya Saing”. Penanggung jawab PKKMB, menyampaikan laporan terkait jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. “Peserta yang terdaftar untuk mengikuti PKKMB berjumlah 273 orang yang terdiri dari 267 orang calon mahasiswa baru, dan 6 orang mahasiswa yang belum sempat mengikuti PKKMB pada tahun sebelumnya, dan sampai hari ini peserta yang mengikuti PKKMB berjumlah 250 orang,” ujar Dince Avia Kormasela S.Pd., M.Pd.
Sebanyak 250 mahasiswa baru Unlesa resmi dinyatakan lulus dan menyandang status mahasiswa usai mengikuti rangkaian PKKMB. Dalam sambutan Rektor Ferly A. Sairmaly, SE., M.Si menegaskan bahwa status baru ini membawa konsekuensi tanggung jawab intelektual yang lebih besar bagi para mahasiswa. “Mulai hari ini anda bukan lagi sekedar siswa tetapi anda merupakan seorang mahasiswa yang telah memiliki gelar “Maha” maka saat ini anda memiliki tanggung jawab intelektual yang lebih besar lagi,” ujarnya.
Rektor Unlesa mengingatkan bahwa mahasiswa baru kini dihadapkan pada dinamika zaman yang bergerak sangat cepat, terutama di tengah gelombang digitalisasi dan kecerdasan buatan. Menurutnya, situasi tersebut menuntut komitmen kuat dari setiap mahasiswa untuk mampu beradaptasi. “Para mahasiswa Unlesa sekarang ini dengan dinamika dunia yang kecepatannya luar biasa, diera digitalisasinya kecerdasan buatan maupun program-program yang sangat dinamis dibutuhkan kalian yang memiliki komitmen untuk menghadapinya, demi menjadi pemimpin dimasa depan yang adaptif, inovatif, dan berintegritas” katanya. Dalam bagian lain sambutannya, Pimpinan Universitas menekankan pentingnya sikap kritis mahasiswa dalam menyaring informasi, termasuk informasi yang bersumber dari kecerdasan buatan maupun media sosial. Ia juga mendorong membangun kolaborasi lintas disiplin ilmu. “Kalian dituntut untuk berpikir kritis, jangan menelan informasi yang kalian terima secara mentah-mentah, tetapi kalian harus menguji kebenarannya dengan ilmu pengetahuan agar dapat menjadi seorang mahasiswa atau seorang sarjana yang punya kredibilitas, moralitas dan Etika.” Lanjutnya.
Pimpinan universitas mengingatkan bahwa apa yang telah dilalui mahasiswa baru selama PKKMB baru merupakan bagian kecil dari perjalanan panjang yang akan mereka tempuh selama masa studi. “Untuk seluruh mahasiswa baru, saat ini anda telah secara resmi memasuki ekosistem akademi seperti ‘Jangan Bilang Cape’ karena ini masih seujung kuku dari yang akan dihadapi kurang lebih 3-4 tahun di kampus ini.” Ia juga mengajak mahasiswa untuk meninggalkan pola pikir instan dan beralih ke pola pikir ilmiah yang berbasis data, objektivitas, dan integritas, sekaligus tidak takut menghadapi kegagalan dalam proses belajar. Mahasiswa juga didorong untuk lebih aktif belajar secara mandiri memanfaatkan teknologi, bukan sekadar bergantung pada Dosen di ruang kelas. Menyoal keberagaman latar belakang mahasiswa baru, pimpinan universitas menegaskan bahwa asal-usul bukan menjadi penentu keberhasilan seseorang di dunia akademik, melainkan rasa ingin tahu, ketekunan, dan konsistensi belajar. Ia juga berharap mahasiswa baru dapat tumbuh menjadi ilmuwan yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dalam memecahkan berbagai persoalan, serta aktif dalam berbagai kegiatan di luar ruang kelas, mulai dari organisasi, riset bersama dosen, hingga program pengabdian masyarakat. Di akhir sambutannya, pimpinan universitas menyampaikan apresiasi kepada orang tua mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada Unlesa. Ia menegaskan komitmen Universitas untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, sekaligus berpesan agar mahasiswa baru menjaga nama baik almamater. Selain itu Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS), Bapak Polikarpus Lalamafu, S.Sos., MM menutup dengan resmi PKKMB “Dengan memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, PKKMB Tahun 2026 Saya tutup dengan resmi”.
![]()
Dengan berakhirnya rangkaian PKKMB, 250 mahasiswa baru Unlesa kini resmi memulai perjalanan akademik mereka, dengan harapan besar dari Pimpinan Universitas agar seluruhnya dapat menyelesaikan studi dan diwisuda bersama dalam empat tahun mendatang. “AT-HMPPK”








